common.openJournalSystems

Kakas Bantu Perhitungan Nilai Kopling Menggunakan Metrik Cognitive Weighted Coupling Between Object (CWCBO)

Fajar Pradana, Bayu Priyambadha, Muhammad Ubaidillah

Abstract

Konsep Object Oriented Programming (OOP) merupakan pemrograman yang dibangun dengan berpusat pada beberapa objek. Dengan konsep OOP dapat dilakukan pengukuran kualitas perangkat lunak dengan me-lalui kemungkinan hubungan antar beberapa objek atau kopling. Perangkat lunak yang baik adalah perangkat lunak yang memiliki desain yang baik, salah satu ciri-cirinya adalah memiliki nilai kopling yang rendah. Nilai kopling yang tinggi dapat menyebabkan desain perangkat lunak yang semakin kompleks dan buruk, sehingga akan mengakibatkan sulit untuk dipahami, terutama ketika dilakukan maintenance. Untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak perlu mengontrol nilai kopling agar dapat meminimalkan kompleksitas perangkat lunak. Namun perhitungan nilai kopling secara manual pada jumlah perangkat lunak yang banyak akan membutuhkan waktu dan sumber daya yang besar. Oleh karena itu dibuatlah kakas bantu perhitungan nilai kopling menggunakan metrik Cognitive Weighted Coupling Between Object (CWCBO). Metrik CWCBO merupakan metrik kopling yang didasarkan pada bobot pemahaman untuk menghitung perbedaan jenis kopling dari berbagai peneliti. Kakas bantu tersebut dibangun dengan bahasa pemrograman utama Java, library Spoon untuk menganalisis source code, dan library JFreeChart untuk menampilkan grafik. Dari hasil pengujian akurasi sistem pada 5 program inputan berbahasa Java didapatkan akurasi sebesar 100%. Pengujian akurasi dilakukan dengan membandingkan perhi-tungan secara manual dan dengan sistem.

Kata kunci: OOP, Kopling, CWCBO, Kode Sumber

Keywords

Metrics, Coupling, Software engineering, Software Design, Software Quality

Full Text:

PDF

References

Aloysius, A., & Arockiam, L. Coupling Complexity Metric: A Cognitive Approach. I.J. Information Technology and Computer Science. (2012): 29-35.

Misra, S., & Akman, K. I. Weighted Class Complexity: A Measure of Complexity for Object Oriented System. Department of Computer Engineering, Atilim University, Ankara, Turkey, (2008): 1689-1708.

Lestari, E. Perhitungan Kualitas Desain Object-Oriented Menggunakan Matrix Similaritybased Class Cohesion (SCC) Pada Kelas Kohesi Berbasis Web. Program Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya. 2015

Yadav, Amulya, and R. A. Khan. "Measuring design complexity: an inherited method perspective." ACM SIGSOFT Software Engineering Notes 34.4 (2009): 1-5.

Sommerville, I. (2011). Software Engineering. Ninth Edition. Boston: Pearson Education, Inc.,.Stevens, W., Myers, G., & Constantine, L. (1974). Structured design. IBM Systems Journal. 115-139.

Coad, P., & Yourdon, E. (1991). Object Oriented Analysis. Prentice-Hall,New Jersey, Edisi ke-2. 1991.

Borysowich, C. (2007). Design Principles: Coupling (Data and otherwise). Dipetik Maret 22, 2016, dari http://it.toolbox.com/blogs/enterprisesolutions/design-principles-coupling-data-andotherwise-16061

Pawlak, Renaud, et al. "Spoon: A library for implementing analyses and transformations of java source code." Software: Practice and Experience. 2015.

Edward, B. V. (1993). Essays on object-oriented. Prentice-Hall: Berard software.Gilbert, David. Vol.1, 2005. JFreeChart. Dipetik Juli 22, 2016, http://www.jfree.org/jfreechart/

Yadav, A., and R. A. Khan. "Complexity: a reliability factor." 2009 IEEE International Advance Computing Conference (IACC), Patiala, India. (2009): 2375-2378.

 

Indexed by:

Referencing Software:

Checked by:

Statistic:

View My Stats


Creative Commons License Kinetik : Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control by http://kinetik.umm.ac.id is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN: 2503-2267